Friday, March 23, 2018

Makalah Keamanan Pangan ( SANITASI HIGIANE ) Dan Keselamatan Kerja Penanganan Sampah

 TUGAS KEAMANAN PANGAN ( SANITASI HIGIANE) & KESELAMATAN KERJA PENANGAN SAMPAH
 


                              

NAMA                                   :
KELAS                                   :
GURU PENDAMPING       

SMK NEGRI 1 
2017/2018






KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT karena berkat ridho-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah “Penanganan Sampah Dengan Baik”.
Keberhasilan dalam penyusunan makalah ini mengalami beberapa masalah,namun berkat bimbingan,arahan,dan dorongan yang di berikan oleh berbagai pihak kepada penulis. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1.      Ibu Retno Dhamayanti, S.P.d, selaku guru pengajar yang telah memberi arahan dan motivasi bagi saya atas terselesaikannya makalah ini.
2.      Para guru SMK Negeri 1 Pekalongan yang telah mencurahkan ilmu dan memberdayakan kualitas intelektual penulis.
3.      Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan  satu persatu, yang telah membantu penyelesaian makalah ini.
Penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,oleh sebab itu kritik dan saran yang membangun demi kebaikan  makalah ini sangat penulis harapkan. Meskipun demikian,penulis tetap berharap agar makalah  ini dapat bermanfaat dan bisa memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
, 27 November 2017,






                                                DAFTAR ISI
Kata pengantar...........................................................................................                 2
BAB I
Pendahuluan
a.      Latar belakang..........................................................................    4
b.      Rumusan Masalah....................................................................    4
c.       Tujuan Penelitian......................................................................    .4      
BAB II
Pembahasan
a.      Pengertian sampah....................................................................    5
b.      Cara pengolahan.......................................................................    6
c.       Alat dan bahan untuk membuat suatu kerajianan................     ...9
d.      Manfaat......................................................................................   11

BAB III
Penutup
a.      Kesimpulan................................................................................    12
b.      Saran..........................................................................................    12
Daftar Pustaka............................................................................................                 13





                            BAB. I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Sampah merupakan sesuatu hal yang kerap kali kita dengar, serta banyak menimbulkan masalah  terutama di kota- kota besar atau bahkan negara. Bahkan banyak setiap harinya timbunan- timbunan sampah yang dihasilkan kota- kota besar. Tanpa adanya kepeduliaan terhadap sampah dan  di anggap hal yang tidak penting serta tak dihiraukan.
Padahal adanya pembuangan sampah d sembarang tempat dapat menimbulkan berbagai dampak contohnya bau yang tidak sedap, di hinggapi lalat kemudian mendatangkan wabah penyakit. Kenyataan nya sampah memang merugikan namun jika ada pengolahan secara baik dan benar sampah bisa mendatangkan manfaat. Selain itu juga dapat dijadikan berbagai macam barang kerajinan. Serta pengelolaan sampah yang baik dapat menjadikan lingkungan yang bersih dan tampak sehat.
B.     Rumusan Masalah
a.       Bagaimana cara pengolahan sampah ?
b.      Bagaimana cara memanfaatkan sampah sehingga dapat dijadikan kerajinan ?
c.       Apa saja alat dan bahan dalam pembuatan kerajinan dari sampah ?
d.      Apa manfaat sampah ?

C.     Tujuan Penelitian
a.       Mengetahui cara pengolahan sampah.
b.      Mengetahui cara memanfaatkan sampah sehingga dapat di jadikan kerajinan.
c.       Menambah pengetahuan tentang sampah.
d.      Mengetahui manfaat sampah.
e.       Memberi informasi tentang pentingnya kepedulian terhadap sampah.

A.    Pengertian sampah organik dan non organik
Pengertian Sampah
Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan manufaktur atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan.
Pengertian Sampah Organik
Sampah Organik terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun.
Pengertian Sampah Non Organik
Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.
Sampah padat
Sampah padat adalah semua bahan buangan selain kotoran manusia, urine, dan semua sampah cair. Bisa berupa sampah rumah tangga seperti: sampah dapur, sampah kebun, plastik, metal, gelas, dan lain-lain.

Sampah cair

Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Sampah alam

Sampah alam adalah sampah  yang diproduksi di kehidupan liar diintegrasikan melalui proses daur ulang alami, seperti daun kering di hutan yang terurai menjadi tanah. Di luar kehidupan liar, sampah-sampah ini dapat menjadi masalah, misalnya daun-daun kering di lingkungan permukiman.

Sampah manusia

         Sampah manusia adalah istilah yang biasa digunakan untuk hasil pencernaan manusia, seperti feses dan urin. Sampah ini dapat menjadi bahaya serius bagi kesehatan karena dapat menjadi vector (sarana perkembangan) penyakit disebabkan oleh virus dan bakteri.

B.     CARA PENGOLAHAN

Alternatif Pengelolaan Sampah
Untuk menangani permasalahan sampah secara menyeluruh perlu dilakukan alternatif-alternatif pengelolaan. Landfill bukan merupakan alternatif yang sesuai, karena landfill tidak berkelanjutan dan menimbulkan masalah lingkungan. Malahan alternatif-alternatif tersebut harus bisa menangani semua permasalahan pembuangan sampah dengan cara mendaur-ulang semua limbah yang dibuang kembali ke ekonomi masyarakat atau ke alam, sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap sumberdaya alam. Untuk mencapai hal tersebut, ada tiga asumsi dalam pengelolaan sampah yang harus diganti dengan tiga prinsip–prinsip baru. Daripada mengasumsikan bahwa masyarakat akan menghasilkan jumlah sampah yang terus meningkat, minimisasi sampah harus dijadikan prioritas utama.
Sampah yang dibuang harus dipilah, sehingga tiap bagian dapat dikomposkan atau didaur-ulang secara optimal, daripada dibuang ke sistem pembuangan limbah yang tercampur seperti yang ada saat ini. Dan industri-industri harus mendesain ulang produk-produk mereka untuk memudahkan proses daur-ulang produk tersebut. Prinsip ini berlaku untuk semua jenis dan alur sampah.
Pembuangan sampah yang tercampur merusak dan mengurangi nilai dari material yang mungkin masih bisa dimanfaatkan lagi. Bahan-bahan organik dapat mengkontaminasi/ mencemari bahan-bahan yang mungkin masih bisa di daur-ulang dan racun dapat menghancurkan kegunaan dari keduanya. Sebagai tambahan, suatu porsi peningkatan alur limbah yang berasal dari produk-produk sintetis dan produk-produk yang tidak dirancang untuk mudah didaur-ulang; perlu dirancang ulang agar sesuai dengan sistem daur-ulang atau tahapan penghapusan penggunaan.










BAB. III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.Sampah dapat berupa padat, cair, dan gas.Sampah juga di bedakan menjadi  dua  jenis yaitu sampah organik dan non organik.Semua mempunyai peranan masing-masing.Namun jika tidak di olah dengan baik sampah dapat mendatangkan masalah atau bencana bagi lingkungan sekitarnya.
 Terkadang orang berfikir bahwa sampah barang tak berguna dan hanya merugikan baik untuk manusia atau lingkungan di sekitarnya. Namun jika ada kesadaran sikap menghargai lingkungan dan sikap peduli terhadap lingkungan, sampah yang tadinya merugikan dapat berubah menjadi sebuah keuntungan atau manfaat. Kemanfaatan sampah ini tidak terlepas dari penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menanganinya.

B.      Saran
Cara pengendalian sampah yang paling sederhana adalah dengan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri untuk tidak merusak lingkungan dengan sampah. Selain itu diperlukan juga kontrol sosial budaya masyarakat untuk lebih menghargai lingkungan serta kepeduliaan terhadap lingkungan. Peraturan yang tegas dari pemerintah juga sangat diharapkan karena jika tidak maka para perusak lingkungan akan terus merusak sumber daya.





No comments:

Post a Comment

Contoh Surat Gugat Cerai

Papua,17 Oktober 2012 Hal : Cerai Gugat Kepada Yth.Ketua Pengadilan Agama Papua Di Papua Assalammu’alaikum Wr.Wb.          ...